Generasi Milenial

4 Strategi Atur Keuangan Milenial

Generasi milenial dikenal dimana zaman yang melek teknologi, dan juga memiliki gaya hidup dinamis tapi menurut sumber yang mas goesti percaya katanya kalo untuk paham soal edukasi finansial ada yang paham ada juga yang tidak. Sebagian milenial mengatur keuangannya sesuai prioritas, dari sisi lain juga tidak memiliki kemampuan untuk mengatur keuangan dengan baik. Milenial dengan semaunya untuk traveling, belanja, dan hangout juga.

Prita Ghozie (CEO & Financial Planner), mengatakan untuk hidup sejahtera yaitu mengatur keuangan. Jika anda bisa mengatur keuangan dengan baik, bukan hanya bisa menikmati hidup dengan sempurna tapi juga bisa meraih impian yang anda inginkan.

Menurut Prita, sampai saat ini masyarakat mengatur keuangannya hanya untuk kebutuhan sehari-hari saja dan bulanan, tanpa memperhitungkan juga keperluan jangka panjang dan keperluan yang mendadak atau uang darurat. Apalagi generasi milenial yang lebih memilih membelanjakan uangnya ketimbang menabung.

Ia juga mengatakan, beberapa kesalahan yang dilakukan oleh milenial, yakni tidak memiliki tujuan yang jelas. Gagal dalam mengatur keuangan karena memang tidak mengetahui pengeluaran sendiri kemudian tidak memiliki dana darurat. Prita juga menegaskan kembali masyarakat harus memahami simpanan, tabungan dan investasi imbuhnya.

Berikut 4 Strategi Atur Keuangan Milenial

Hal ini untuk mengatasi kehabisan uang sedangkan gajian masih jauh, tips ini bagi yang termasuk milenial, berikut ada empat strategi yang berguna untuk mengatur keuangan dengan bijak.

1. Membuat Perencanaan Bulanan

Apa anda termasuk mengalami kehabisan uang gaji sedangkan masih pertengahan bulan, jika ia berarti tidak punya perencanaan keuangan dengan baik. Solusinya harus memiliki perencanaan keuangan sebelum gajian datang dengan formula 50-30-20 dari penghasilan bulanan anda.

Perhitungannya begini 50 persen ini anggaran kebutuhan dasar, 30 persen untuk kebutuhan hiburan sedangkan yang 20 persen ini dana kebutuhan investasi dan tabungan.

2. Mengontrol Gaya Hidup

Banyak dialami oleh generasi milenial yang lebih memilih beli barang bermerk, makan di restoran keren misalnya atau hanya sekedar ngopi ditempat yang mahal. Jika anda memiliki gaji yang cukup, mungkin hal ini tidak masalah, yang tidak bagus itu selain gaji terbilang kecil, kemudian gaya hidup yang tidak bisa mengimbangi. Nah agar tidak kebobolan sebaiknya mengontrol gaya hidup sesuaikan saja dengan isi dompet.

3. Batasi Pengeluaran, Sesuai Kebutuhan

Mencegah keborosan dengan cara membatasi pengeluaran. Kemudian menentukan dana pada setiap pos pengeluaran dan sesuaikan sama kebutuhan saja. Hal ini diyakini cukup ampuh untuk mencegah anda membeli hal-hal yang memang sebenarnya tidak penting.

4. Memanfaatkan Aplikasi Pengatur Keuangan

Banyak juga generasi milenial yang mengatur keuangannya dengan baik, namun tidak mencatat transaksi pengeluaran. Jadi akibatnya pada pertengahan bulan uang sudah menipis tanpa diketahui kemana saja uang dibelanjakan atau digunakan. Masalah ini tidak akan terjadi jika anda melakukan pencatatan, atau juga bisa menggunakan aplikasi yang bisa di unduh secara gratis buat mencatat pengeluaran dan juga pemasukan.

Itulah strategi bagus untuk kaum milenial dalam mengatur keuangan.

Sumber: Liputan6.com, www.wormtraders.com, pritaghozie.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *